Penunjukkan Yaqut Cholil Qoumas Menjadi Menag Diluar Prediksi

Bagikan:

JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menunjuk Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama (Menag) menggantikan Fachrul Razi dalam reshuffle Kabinet Indonesia Maju jilid 2.

“Yang keempat adalah bapak Yaqut Cholil Qoumas. Beliau adalah tokoh muslim, Ketua GP Ansor dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai menteri agama,” ucap Jokowi dalam jumpa persnya yang dilakukan di Veranda Istana Negara sore tadi, Selasa (22/12/2020).

Penunjukkan Gus Yaqut –panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas– kali ini diluar prediksi dan tentu saja mengejutkan banyak pihak.

Dalam kabar yang beredar sebelumnya, justru kandidat kuat yang dikabarkan mengganti Fachrul Razi sebagai Menag adalah sang abang dari Gus Yaqut, yakni Yahya Cholil Staquf.

Bahkan kabarnya, Yahya Cholil Staquf yang diminta Jokowi menjadi Menteri Agama. Sebagai Katib Aam PBNU, Gus Staquf –sapaan akrabnya, dianggap sebagai representasi PKB yang dikabarkan akan kehilangan satu kursi di pos Menteri Perdagangan.

Beberapa pengamat politik bahkan menyebut bahwa Cendikiawan NU berusia 54 tahun itu termasuk yang akan dilantik pada “Rabu Pon” nanti bersama 5 menteri baru lainnya.

Dibandingkan Gus Yaqut, Gus Staquf lebih berpengalaman menjadi pejabat pemerintahan. Gus Staquf juga memiliki jaringan internasional yang kuat.

Tercatat Gus Staquf pernah menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) periode 2015-2019 menggantikan KH Hasyim Muzadi yang telah mangkat. Yahya Cholil Staquf bahkan dahulu pernah menjadi juru bicara Presiden keempat, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) .

Meskipun nama Gus Staquf tak luput dari kontroversi terkait kehadiran dirinya dalam acara American Jewish Committee (AJC), dan berpidato tentang resolusi konflik keagamaan, serta bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan.

Siapapun yang dipilih, itu adalah hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden. Dan, dialah yang paling tau siapa-siapa yang dirasa cukup baik menjadi pembantu (menteri) dalam kabinetnya untuk menjalankan roda pemerintahan yang dipimpinnya.

BACA JUGA :  TNI Copot Baliho Habib Rizieq, FPI: Kok Sampai Segitunya Ngurusi Ormas

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *