Penyelundup 3,7 Kg Sabu di Termos Makanan Gagal Kelabui Bea Cukai

Bea Cukai Tanjung Perak dan Polda Jatim menggagalkan penyelundupan 3,7 kilogram sabu-sabu dari Malaysia, yang dimasukkan ke dalam termos makanan. (Dok. Humas Bea Cukai).
Bagikan:

Surabaya – Penyelundupan sabu seberat 3,7 kilogram yang dimasukkan ke dalam termos makanan berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya dan Polda Jawa Timur. Barang haram tersebut diketahui berasal dari Malaysia.

“Bea Cukai Tanjung Perak melakukan koordinasi dengan menyerahkan barang bukti kepada Polda Jatim untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Aris Sudarminto dalam keterangan resminya, Senin (11/1/2021).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Refly Handoko menyebutkan, terdapat tujuh bungkus sabu yang semuanya dimasukkan ke dalam termos makanan.

BACA JUGA :  Siswa Madrasah di Sumenep Jadi Pengedar Sabu

“Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 113 Ayat 2 lebih subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Gatot.

Pengungkapan kasus penyelundupan sabu-sabu dari luar negeri juga pernah dilakukan oleh jajaran Polda Aceh pada awal Januari 2021. Petugas kepolisian Aceh berhasil mengamankan 61 kilogram sabu yang diselundupkan melalui Pantai Timur Aceh.

Untuk bisa mendapatkan 61 kilogram sabu tersebut, polisi harus meringkus enam orang pelaku penyelundupan di dua lokasi berbeda, yaitu Lhoksukon, Aceh Utara dan Nurussalam, Aceh Timur.

“Ini penangkapan besar pertama kita di awal tahun,” ujar Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada kepada wartawan di Mapolda Aceh, Rabu (6/1/2021).

Wahyu pun mengungkapkan, profesi keenam tersangka tidak murni sebagai pengedar. Sebab rata-rata merupakan nelayan yang dimanfaatkan untuk memasok sabu melalui laut. Mereka menggunakan perahu motor untuk kemudian dipasarkan ke dalam maupun luar wilayah Aceh.  Adapun keenam tersangka yang ditangkap adalah AS (27), NU (55), EF (28), FA (29) dan MH (25). (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *