Perang Narasi Anies – Risma di Jagat Maya, Begini Bacaan Bigdata

Bagikan:

Jakarta – Kedatangan Tri Risma Harini ke Jakarta, setelah dilantik Jokowi menjadi menteri  sosial mulai meramaikan ruang publik jagat maya.

Puncaknya  adalah  satu minggu terakhir ini, setelah Risma melakukan blusukan ke berbagai tempat di Jakarta. Sesuai  tugas pokok dan fungsinya,  Risma mendatangi berbagai tempat untuk melihat langsung berbagai masalah sosial yang ada di antero negeri.

Narasi tentang blusukan menjadi ramai tatkala Risma menemukan pemulung atau tunawisma di jantung ibu kota, wilayah yang merupakan ikon kota Jakarta,  yakni Jl.  Sudirman – Thamrin.

Kegiatan-kegiatan tersebut rupanya memanaskan perbincangan di media sosial dan berita online beberapa hari terakhir ini. Blusukan yang dilakukan Risma kali ini memiliki nuansa politik yang tinggi karena berimplikasi mengejek Anies Baswedan yang dikenal sebagai penguasa Jakarta.

Maka obrolan di jagat maya tampaknya berfokus pada dua tokoh utama. Siapa lagi kalau bukan Menteri Sosial Tri Risma Harini dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal ini tergambar pada  tangkapan mesin bigdata Sciograf,  dimana Share Index  Risma mencapai 10.505 perbincangan. Hanya terpaut sedikit dengan Anies yang mencapai  12.090 perbincangan. Maksud dari Share Index di sini adalah total  nilai agrerat dari semua data, baik berupa  publikasi, mention di twitter, facebook, intagram, dan konten youtube. Data tersebut diambil pada kurun waktu 1–8 Januari 2021.

Hal ini tergambar di media sosial twitter. Seperti diketahui, twitter  merupakan ruang publik media yang paling banyak  digandrungi warga net yang berminat pada diskursus kemasyarakatan dan politik. Di twitter, Risma diperbincangkan sekitar 54.205 kali, sedangkan Anies 50.942 kali perbincangan.

Fenomena yang sama juga terlihat dalam pemberitaan media online, dimana Risma memperoleh pemberitaan sebanyak 1.495 kali, sementara Anies mendapat pemberitaan sebanyak 629 kali.

BACA JUGA :  Vaksinasi Covid-19 Kedua, Pemprov Jabar Sasar Lansia

Aroma rivalitas memang sudah sangat kelihatan, setidaknya pada tataran diskursus. Dari narasi yang berkembang di media sosial, kubu Risma mengklaim “kemiskinan” yang ditemukan Risma di Jantung Ibu Kota adalah benar adanya. Temuan ini, dari sudut tertentu, dapat dilihat sebagai kegagalan gubernur Anies mengelola Jakarta. Perdebatan tentang cara pandang ini menjadi seru dan menjadi trending topik  di twitter tanggal 8 Janurai Pukul 12.24 dengan hastag #AniesGubernur Gagal dengan 8.419 Tweet.

Namun dari sisi yang lain, para pendukung Anies cenderung tidak memercayai ada pemulung bisa berada di Jalan Sudirman Thamrin. Temuan Risma itu dapat mengacaukan narasi utama yang dibangun, bahwa Anies sudah berhasil memakmurkan Jakarta. Ini tampak pada sebuah trending topik pukul 12.24, tanggal 8 Janurai, dengan hastag #AniesJuaraLagi dengan 4.948 tweet.

Pertarungan Risma versus Anies ini dapat juga dianggap sebagai pemanasan untuk tahun 2024. Kemana arah persaingan ini akan menuju? Atau malah akan menemukan sinergi antara keduanya? Waktu yang akan menjawabnya. (ILP/IJS)

 

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *