Periksa Kompresor Hingga 3 Kali Menggunakan X-Ray, Bea Cukai Temukan Sabu

Penyelundupan sabu-sabu dalam kompresor angin digagalkan. (Dok. Humas Bea Cukai)
Bagikan:

Surabaya – Petugas Bea Cukai Tanjung Perak kembali menggagalkan upaya penyelundupan sabu dari Malaysia. Kali ini, modusnya dengan memasukkan sabu ke dalam tabung kompresor angin. Dari dalam tabung tersebut, petugas berhasil mengamankan sabu seberat 7,239 gram.

“Pengungkapan kasus penyelundupan ini dimulai sejak 21 Desember 2020 lalu setelah petugas Bea Cukai menemukan sebuat paket barang mencurigakan yang dikirim dari Malaysia,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Aris Sudarminto dalam keterangan resminya, Senin (11/1/2021).

Setelah petugas mengetahui adanya barang kiriman yang kembali mencurigakan, petugas pun segera melakukan pemeriksaan x-ray. Bukan hanya sekali, tapi pemeriksaan dilakukan sampai tiga kali untuk mengetahui adanya sesuatu yang mencurigakan di dalam tabung kompresor angin tersebut.

BACA JUGA :  KKB Tantang Perang Terbuka, TNI Anggap Gertak Sambal

Setelah mengetahui adanya barang haram di dalam benda tersebut, petugas Bea Cukai pun melaporkan temuan tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kemudian, petugas kepolisian pun melakukan penyelidikan dengan melakukan control delivery pada paket kiriman tersebut ke tempat penerima. Hasilnya, petugas pun berhasil meringkus seorang tersangka berinisial SR.

“Barang bukti berupa satu buah kardus yang didalamnya terdapat delapan bungkus plastik narkotika jenis sabu-sabu telah kami serahkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Aris.

Pengungkapan kasus serupa juga dilakukan oleh petugas Bea Cukai dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan sabu seberat 3,7 kilogram yang dimasukkan ke dalam termos makanan. Barang haram tersebut juga diketahui berasal dari Malaysia.

“Bea Cukai Tanjung Perak melakukan koordinasi dengan menyerahkan barang bukti kepada Polda Jatim untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Aris Sudarminto dalam keterangan resminya, Senin (11/1/2021).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Refly Handoko menyebutkan, terdapat tujuh bungkus sabu yang semuanya dimasukkan ke dalam termos makanan. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *