Peringatan Jokowi Soal Lockdown, Sylviana Murni Minta Warga Disiplin Prokes

Foto Dok: SYLVIANA MURNI KETUA KOMITE III DPD RI
Bagikan:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi peringatan soal lockdown karena kasus virus Corona (Covid-19) yang masih tinggi di Indonesia. Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni meminta masyarakat agar disiplin protokol kesehatan agar Indonesia tidak mengikuti negara lain yang melakukan lockdown.

“Peringatan soal lockdown yang disampaikan Presiden Jokowi harus benar-benar diperhatikan oleh masyarakat,” ujar Sylviana Murni, Rabu (6/1/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam rapat terbatas dengan para gubernur terkait penanganan virus Corona di Istana hari ini, Jokowi berbicara soal langkah beberapa negara yang mengeluarkan kebijakan lockdown. Jokowi menyinggung lockdown di Bangkok, Tokyo, hingga London, Inggris.

“Apa yang disampaikan Presiden Jokowi menjadi catatan untuk para kepala daerah dalam menangani kasus Corona di wilayahnya, khususnya bagi daerah yang masih berada di zona oranye dan merah,” kata Sylviana.

BACA JUGA :  Kemenkes Bantah Obat dan Perawatan Covid-19 Berbayar, Begini Penjelasannya!

Senator Dapil DKI Jakarta ini juga menekankan pentingnya kerja keras dalam menangani pandemi Corona, seperti yang disampaikan oleh Presiden Jokowi. Sylviana mengharapkan kerja tanggap pemda untuk memutus rantai penyebaran Corona.

“Pemda harus bekerja cepat. Sigap dan tegas dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes). Anggaran sudah terserap banyak untuk penanganan Corona, maka pemerintah harus bekerja maksimal untuk menekan penyebaran Corona,” tegasnya.

Sylviana juga menyinggung mengenai pembatasan baru yang ditetapkan pemerintah. Pembatasan itu terkait kapasitas kantor dengan sistem work from home (WFH) sebanyak 75% hingga jam operasional mal dan restoran yang hanya sampai 19.00 WIB.

“DPD memberi dukungan atas kebijakan ini. Langkah ekstrem memang perlu dilakukan karena laju kasus Corona yang semakin tinggi,” ucap Sylviana.

Pembatasan ini berlaku di beberapa wilayah di Indonesia pada 11-25 Januari 2021. Pemerintah melakukan pengetatan ini untuk di sebagian Pulau Jawa dan di Pulau Bali. DKI Jakarta termasuk yang mendapatkan pengetatan baru dari pemerintah.

BACA JUGA :  Distribusi Vaksin Menuju Jambi, M. Syukur: Kawal Sampai Titik Sasaran

Sylviana mengatakan Komite III DPD RI, yang salah satu bidangnya adalah mengurusi masalah kesehatan, akan terus berkoordinasi bersama pemerintah terkait pembatasan ini. Ia meminta kepada masyarakat untuk mematuhi 3M dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan.

“Saya benar-benar meminta kepada masyarakat agar  membantu pemerintah memutus penyebaran virus Corona yang masif ini. Caranya adalah dengan patuh protokol kesehatan, tidak berkerumun, dan please stay at home aja jika tak ada urusan penting,” imbau Sylviana.

“Saya kira, kepatuhan masyarakat menjadi kunci jika tidak mau lockdown diberlakukan pemerintah seperti yang diperingatkan Presiden Jokowi,” sambungnya. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *