Persinas ASAD: Manfaatkan Sport Science untuk Dongkrak Prestasi Atlet

Agus Susarso, Ketua Umum PB Persinas ASAD (Foto: Spesial)
Agus Susarso, Ketua Umum PB Persinas ASAD (Foto: Spesial)
Bagikan:

Jakarta – Persatuan Silat Nasional Aman, Selamat, Ampuh, Damai atau Persinas ASAD menghelat Musyawarah Nasional (Munas) V. Acara tersebut untuk memilih ketua umum sekaligus mengkonsolidasikan organisasi.

Acara yang dihelat di Padepokan Persinas ASAD pada Kamis (7/1/2021) dibuka secara resmi oleh Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mewakili Menpora Zainudin Amali.

Bacaan Lainnya

“Acara ini dihadiri sekitar 1.600 orang yang tersebar di 112 studio di seluruh Indonesia dan tujuh titik di luar negeri. Acara kami buat secara luring dan daring agar tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Ketua Panitia Munas V Persinas ASAD, Kayat Sukayat.

BACA JUGA :  Pencurian Data Pribadi Berkedok Bansos Hantui Warga Malang

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat (PB IPSI) Muhammad Taufik mengatakan, Persinas ASAD memiliki SDM yang krearif dan inovatif, “Persinas ASAD dengan kegigihan mampu memanfaatkan teknologi informasi dan kreatif dalam teknik sehingga bisa mendahului para perguruan seniornya di IPSI,” ujarnya.

Kreativitas Persinas ASAD, menurut Muhammad Taufik, bisa menjadi stimuli perguruan lain, untuk melakukan pembinaan mental dan spiritual, “Stimuli ini penting, agar silat bisa tampil dalam olimpiade,“ ujar Muhammad Taufik.

Senada dengan Muhammad Taufik, Sekretaris Umum PB Persinas ASAD Teddy Suratmadji, inovasi di bidang teknologi sangat membantu pembinaan atlet, “Untuk latihan dan pertandingan kami membuat digital scoring, yang memungkinkan transparansi dalam perhitungan poin. Teknologi ini telah kami patenkan,“ papar Teddy.

Untuk membina dan memonitor perkembangan atlet ,berprestasi, PB Persinas ASAD memiliki ASAD Information System (AIS), “Teknologi ini untuk memantau tumbuh kembang atlet, dan kami terus bisa melacak keberadaan atlet berprestasi tersebut, jangan sampai kami kehilangan atlet yang potensial,” kata Teddy.

Ia juga menegaskan, inovasi teknologi yang dimiliki Persinas ASAD nantinya juga bisa dimanfaatkan perguruan lain, demi kemajuan seni bela diri pencak silat nasional. (FWI/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *