Pesawat Hercules Bantu Warga Pulang Kampung, Azis Syamsuddin: Gotong-Royong Kunci Utama

Bagikan:

JAKARTA – Penyiapan pesawat Hercules C-130 untuk membantu masyarakat Jayapura yang ingin pulang kampung ke Wamena, Papua untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2021 mendapat perhatian publik tak terkecuali Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin.

“TNI sejatinya selalu bersama rakyat. Apa yang dilakukan TNI di Papua, merupakan cermin kedekatan dan perhatian. Warga akan merasa terlindungi, aman dan tentram dalam menjalankan ibadah Natal dan aktivitas lainnya,” tutur Azis, Minggu (27/12/2020).

Azis pun mengapresiasi instruksi yang diberikan Panglima TNI yang telah memberikan fasilitas menyediakan pesawat Hercules C-130 untuk membantu warga. “Secara pribadi dan lembaga saya mengucapkan terima kasih atas perhatian Panglima TNI dan dedikasi prajurit di sana,” terang Azis dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA :  Senator Bastian Apresiasi Personel TNI/Polri di Lampung Bantu Penegakan Disiplin Prokes

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu, juga memberikan perhatian terhadap progres kerja PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang tengah memasok kebutuhan bahan bakar PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Papua khususnya masyarakat Kabupaten Sorong.

Pria kelahiran Jakarta, 31 Juli 1970 itu menyebut, pembangunan infrastruktur pipa gas sepanjang 3,7 km dari lokasi MRS PT MOW jika terealisasi, akan mampu menekan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik yang saat ini sebesar Rp1.847/kwh, lebih tinggi dibandingkan dengan ketetapan pemerintah sebesar Rp1.465/kwh.

“Diharapkan dengan program gasifikasi ini dapat menurunkan BPP listrik menjadi sebesar Rp1.368/kwh. Setidaknya, cara ini mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam Papua berupa cadangan gas bumi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Soal Limbah Medis di TPA Bakung, Bustami Zainuddin: Tangani dengan Serius

DPR RI mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sorong beserta para tokoh adat dan tokoh agama setempat pada proyek tersebut.

“Dengan cara gotong-royong, maka penyelesaian infrastruktur gas ke PLTMG MPP Sorong 50 MW akan menjadi pioner dari pembangkit-pembangkit lainnya,” pungkas Azis Syamsuddin. (scio/ful)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *