PLN Klaim 10% Listrik Rumah Tangga Dampak Badai di NTT Sudah Kembali Menyala

Bencana Siklon Tropis Seroja di NTT (foto: dok BNPB)
Bagikan:

Jakarta – Pasca pemadaman total akibat badai yang menerjang Nusa Tenggara Timur (NTT), Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaporkan baru sebesar 10 persen rumah tangga sudah bisa menikmati aliran listrik.

General Manager PLN Unit Induk wilayah NTT, Agus Jatmiko mengatakan, pihaknya telah memulihkan 359 gardu listrik yang sebelumnya padam.

Hal ini berati, baru sekitar 47.144 rumah tangga dari 465.343 rumah tangga sudah bisa menikmati aliran listrik.

“Kami memprioritaskan penormalan di jalur utama pembangkit listrik,” katanya, Selasa (6/4/21).

Ia menjelaskan, daerah yang sudah teraliri listrik berada di BTN Kolhua, sebagian wilayah Oebufu, Oepoi, sebagian wilayah Cak Doko, Telkom Kandaptrapton, dan Telkom Public Service.

Badai siklon tropis Seroja menjadi penyebab padamnya 2.410 gardu di Kupang, Flores Bagian Barat, Flores Bagian Timur, dan Sumba.

Kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan meyebabkan proses pemulihan jaringan listrik membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pihaknya memastikan akan segera melakukan pemulihan aliran listrik ketika kondisi jaringan telah dipastikan aman.

“Mudah-mudahan kami dapat segera menormalkan semua kelistrikan, terima kasih warga yang telah bersabar,” ungkapnya.

(ANS/IJS)

Bagikan:
BACA JUGA :  Harga Emas Antam Naik 1 Februari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *