Polisi Amankan Buron KKB Papua

Polda Papua menunjukkan foto Naftali Tipagau alias Niel Tipagau alias Nataniel Tipagau yang berhasil ditangkap di di Jalan Sam Ratulangi, Jayapura, Senin (4/1/2021). (Dok. Polda Papua)
Bagikan:

Papua – Polisi berhasil meringkus Naftali Tipagau alias Niel Tipagau alias Nataniel Tipagau (25), buron pemasok senjata dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Jalan Sam Ratulangi, Jayapura, pada Senin sore (4/1/2021). Pelaku yang sudah buron sejak Januari 2020 kini sudah diamankan di Mapolda Papua untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Nataniel ini merupakan anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Intan Jaya. Dia berperan sebagai pencari senpi (senjata api) dan amunisi untuk KKB Intan Jaya,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya, Rabu (6/1/2020).

Saat melakukan penangkapan terhadap warga Dok VIII Atas Kota Jayapura tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel, empat flash disk, dan selembar surat yang ditulis tangan dari KKB Intan Jaya ditujukan kepada Bupati Paniai.

BACA JUGA :  Penghuni Sedang Keluar, Sebuah Rumah Kontrakan di Jagakarsa Digerebek Densus 88 Antiteror Polri

Kamal menyebut, selama ini tersangka sangat aktif melakukan propaganda terhadap masyarakat dengan mengangkat berbagai isu pelanggaran HAM oleh aparat keamanan di media sosial. Ia juga mendukung pelaksanaan mogok sipil nasional (MSN) 2021 serta menolak Otsus Jilid II.

Di mata hukum, Nataniel Tipagau kini dijerat Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 juncto Pasal 55 KUHPidana karena secara bersama-sama dan tanpa hak menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, atau menyembunyikan sesuatu senjata api, amunisi atau bahan peledak.

Nataniel pun terancam penjara seumur hidup atau penjara sementara paling lama 20 tahun atau terancam hukuman maksimal berupa hukuman mati.

Sebelumnya, polisi menetapkan Nataniel sebagai buron setelah berhasil menggagalkan transaksi pembelian amunisi dengan Paulus Tebay di Kabupaten Nabire pada 25 Januari 2020 silam. Saat penggerebekan, polisi berhasil mengamankan Paulus dengan melakukan penindakan, sedangkan Nataniel berhasil melarikan diri.

Nataniel kembali sempat melakukan transaksi jual-beli senjata dan amunisi dengan Lingkar di Kabupaten Nabire pada 12 November 2020. Saat itu, petugas kembali melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Lingkar, namun Nataniel kembali berhasil meloloskan diri. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *