Polisi Amankan Pelaku Penyelundupan Kokain dari Luar Negeri

Bagikan:

Jakarta – Petugas kepolisian berhasil mengungkap penyelundupan kokain yang dikirim dari Jerman ke Jakarta pada Desember 2020 lalu. Kokain seberat 122,2 gram tersebut diselundupkan dalam bentuk paket kiriman sebuah buku mainan anak-anak menggunakan jasa ekspedisi DHL.

“Pelaku berhasil kita amankan pada Desember 2020 lalu. Tersangka berinisial JJ. Dia ini pemain tunggal ya. Pelaku adalah pemesan,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2021).

Menurut penuturan Heru, pengungkapan kasus ini berawal ketika petugas Bea dan Cukai melaporkan adanya paket yang mencurigakan dari Jerman kepada penyidik dari Unit II Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat pimpinan AKP Yoga.

BACA JUGA :  Dipicu Harta Warisan, Keponakan Penggal Kepala Pamannya Sendiri

Petugas langsung melakukan control delivery terhadap paket tersebut. Namun penerima paket tidak ada saat petugas mengantarkan paket tersebut. Hanya orangtua penerima paket yang ada di rumah. Saat itu, petugas pun meminta kepada orangtua penerima agar anaknya mengambil sendiri paketnya di kantor Pos Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Petugas pun memberikan surat pengambilan paket.

Barulah sekitar tanggal 2 Desember 2020, ada seseorang berinsial MSF mengambil paket tersebut sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu juga polisi langsung melakukan penangkapan di halaman kantor Pos Fatmawati.

“Dari situ petugas menyita kantong plastik besar berisi paket kardus warna kuning dengan set kemasan DHL. Di dalam paket itu ada satu buku besar warna biru. Di dalamnya ada satu bungkus plastik bening berisi serbuk warna putih jenis kokain dengan berat bruto sekitar 122,2 gram. Selain itu ada beberapa mainan anak dan satu handphone merek Redmi warna hijau,” imbuh Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, rupanya MSF bukanlah pelaku utama. Ia hanya disuruh oleh pelaku utama, JJ untuk mengambil paket di Kantor Pos Fatmawati. Menurut pengakuan MSF, dirinya sudah beberapa kali diminta JJ mengambil paket di Kantor Pos Pusat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat dan di Kantor Pos Fatmawati.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka JJ pun mengaku menyuruh MSF untuk mengambilkan paket. Polisi yang melakukan penggeledahan pun menemukan kardus warna kuning kemasan DHL yang di dalamnya terdapat buku cerita anak berbahasa luar negeri, beberapa mainan anak, dan tiga buku tabungan berbagai macam bank. Namun petugas tak menemukan kokain. Diduga barang haram tersebut sudah habis.

Petugas pun melakukan tes urine kepada JJ dan hasilnya negatif. Petugas menduga, JJ merupakan pengedar dan pelaku pengiriman ke negara lain. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku lainnya.

Sementara itu, JJ dijerat dengan Pasal 114 Subsider 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ia terancam hukuman penjara seumur hidup dan hukuman mati. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *