Polisi Amankan Pelaku Teror Bom Masjid di Makasar

Bagikan:

Makassar – Tim Gegana Brimob Polda Sulawesi Selatan berhasil menangkap pria misterius yang sempat menelpon Imam Masjid Mujahidin, Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam teleponnya, pria tersebut mengancam akan meledakkan masjid.

“Identitasnya sudah diketahui. Namanya Zulkifli, 21 tahun. Sudah diamankan. Ditangkap di Jalan AP Pettarani, Makassar,” ujar Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Syamsul kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polrestabes Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Syamsul pun mengatakan akan mengungkap apa motif pelaku melakukan aksi pengancaman tersebut.

BACA JUGA :  Skandal Perselingkuhan Anggota Polres Pati Dilimpahkan ke Propam

Penangkapan Zilkifli dilakukan setelah adanya laporan dari imam masjid Mujahidin, Ila H. Muhammad (53) setelah mendapat telepon misterius. Pelaku yang saat itu belum diketahui idetitasnya menyebut hendak membom masjid yang berlokasi di Jalan Maccini Sawah, Kecamatan Makassar, Kota Makassar tersebut. Saat itu pelaku menyebut sudah menyimpan bom di dekat mimbar dan akan meledakkannya sesudah isya.

Saat mendapati laporan tersebut, tim Gegana Brimob Sulawesi Selatan langsung turun ke lokasi. Namun setelah melakukan penyisiran tidak ditemukan bom maupun benda yang mencurigakan. Polisi pun memastikan teror tersebut palsu.

Keisengan melakukan teror bom atau mengaku-ngaku sebagai teroris juga pernah terjadi pada 16 Mei 2018. Saat itu pria yang mengaku teroris bernama Dasril Bakri (71), penumpang pesawat Lion Air di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau.

“Yang bersangkutan calon penumpang pesawat Lion Air JT 291 tujuan Jakarta. Tapi saat menaiki pesawat dia berbicara kepada salah satu pramugari, boleh saya bawa bom, saya teroris,” kisah General Manager Angkasa Pura Jaya Toham Sirait menirukan ucapan pria tersebut.

Akibat perbuatannya, pria itu langsung diamankan petugas Avsec pada pukul 13.05 WIB. Namun belum ada informasi lebih lanjut mengenai motif pria berjanggut putih itu mengaku teroris. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *