Polisi Bekuk Pelaku Spesialis Bobol Rumah di Singkawang Tengah

Ilustarsi aksi pencurian dengan modus membobol rumah. (Istimewa)
Ilustarsi aksi pencurian dengan modus membobol rumah. (Istimewa)
Bagikan:

Pontianak – Jajaran Polres Singkawang berhasil meringkus dua pelaku spesialis bobol rumah di Kelurahan Roban, Singkawang Tengah, Kalimantar Barat. Kedua pelaku yang berinisial YA (17) dan AS (22) sudah dua kali melakukan aksinya di wilayah yang sama. Aksi pertama dilakukan pada Sabtu (26/12/2020) dan aksi kedua pada Senin (13/1/2021). Selain itu, YA diketahui sebagai residivis atas kasus pencurian rumah kosong.

“Para tersangka biasa beroperasi pada dini hari dengan membobol jendela. Dari dua aksi pencurian itu, kedua pelaku mendapatkan tiga unit handphone dan tas yang didalamnya terdapat uang Rp10 juta,” jelas Kapolres Singkawang, AKBP Prasetio Adhi Wibowo kepada wartawan, Selasa (26/1/2021).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita yang Ditusuk Sebatang Bambu

Para pelaku mengaku sudah menggunakan sebagian hasil curian tersebut untuk membeli jam tangan Casio G-Shock, kasur berwarna merah, dan barang lainnya. Di samping itu, Tri berujar pihaknya tidak menemukan ada indikasi penggunaan narkoba pada dua tersangka.

Wilayah Singkawang Tengah dikenal sebagai wilayah yang marak kasus pembobolan rumah. Pada November 2020 lalu, pihak kepolisian mengungkap adanya lima kasus pencurian yang terjadi di wilayah tersebut dengan rentang waktu berbeda, yakni 12 Juli, 23 Juli, 30 Oktober, 3 November, dan 4 November.

Polisi yang melakukan penyelidikan pun mendapati fakta bahwa pelaku berjumlah lima orang dengan peran yang berbeda. Ada yang bertugas sebagai pemetik, ada yang perannya membantu, dan ada yang perannya sebagai penadah hasil curian.

AKP Tri pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Ia mengingatkan agar masyarakat selalu mengunci rumah dan ia menyarankan agar masyarakat memasang tralis di jendela dan mengunci ganda dengan gembok sehingga dapat meminimalisir aksi pembobolan rumah.

Kini kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman pidana 7 tahun. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *