Polisi Ungkap Tewasnya Wanita di Hotel Rio Pelembang

Ilustrasi seorang wanita ditemukan tewas di dalam kamar hotel di Palembang. (Istimewa)
Bagikan:

Palembang – Polisi menemukan fakta baru atas meninggalnya Yuliana (25) di salah satu kamar Hotel Rio Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa malam (5/1/2021). Korban diketahui sempat melayani seorang pria sebelum meregang nyawa.

“Mereka sebelumnya berkomunikasi melalui aplikasi WeChat. Namun polisi masih belum bisa mengungkap siapa pria yang terakhir bersama korban tersebut,” ungkap Plt Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana, Rabu (6/1/2021).

BACA JUGA :  Marbot Masjid di Cirebon Rekam Seluruh Aksi Cabulnya, 13 Anak Jadi Korban

Sejauh ini, pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia setelah dianiaya oleh pria tak dikenal. Pasalnya, saat melakukan evakuasi ada bercak darah pada wajah korban. Bercak darah juga ada di salah satu bantal.

“Ponsel korban juga hilang. Diduga diambil pelaku pembunuhan korban,” imbuh Edi.

Berdasarkan informasi sebelumnya, polisi mengetahui korban pertama kali menginap di hotel yang berlokasi di Jalan lingkaran di 9 Ilir tersebut pada Minggu (3/1/2021) seorang diri. Selama menginap sebelum ditemukan tewas, korban diduga beberapa kali menerima pria hidung belang.

Sementara itu, menurut kesaksian Chief Engineering Hotel Rio Palembang, Bambang, pada malam itu sekitar pukul 21.00 WIB korban sempat memesan nasi goreng untuk diantar ke kamarnya. Kemudian satu jam berselang datang dua pria yang diketahui sudah ikut menginap dengan korban beberapa hari lalu.

“Lalu mereka turun dengan gelagat gugup, minta tolong. Mereka bilang korban meninggal di kamar,” kisah Bambang.

Mendengar hal itu pihak hotel pun langsung menghubungi pihak kepolisian. Sementara itu, selama menunggu polisi datang tidak ada staff hotel yang berani masuk ke dalam kamar di lantai 6 tempat korban menginap.

Namun selama menunggu, rupanya dua rekan korban sempat ingin melarikan diri. Beruntung, Bambang segera mencegat dan meminta mereka tidak pergi sampai polisi datang.

Kendati demikian, Edi mengaku tidak akan buru-buru menyimpulkan pelaku pembunuhan sebelum ditemukan bukti dan petunjuk yang kuat. Kedua rekan korban masih diperiksa.

“Keterangan dari pihak hotel juga diperlukan untuk penyelidikan. Sementara jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan,” jelasnya. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *