Polri: 4 Terduga Teroris Makassar Sudah Sumpah Setia ke ISIS

Aksi bom bunuh diri terjadi di halaman Gereja Katedral Makassar pada Minggu pagi (28/3/2021). (Istimewa)
Bagikan:

Jakarta – Sebanyak empat terduga teroris berinisial berinisial AS, SAS, RM dan AN yang berhasil ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri pascaperistiwa bom bunuh diri di gereja Katedral, Kota Makassar pada Minggu (28/3/2021) lalu disebut sudah menyatakan kesetiaannya terhadap kelompok teroris ISIS.

“Mereka ikut dalam perencanaan mengikuti kajian di Villa Mutiara dan telah berbaiat di markas organisasi yang terlarang yang saat itu (2019) dipimpin Ustadz Basri,” ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Gedung Humas Polri, Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA :  Vaksinasi Akan Bangkitkan Ekonomi, Tetapi Perlu Waktu

Menurut Ramadhan, keempat terduga teroris tersebut memiliki keterkaitan dengan dua pelaku bom bunuh diri di gerbang gereja Katedral Kota Makassar, L dan YSF. AS disebut memiliki peran dalam perencanaan aksi amaliyah bersama L dan YSF.

SAS pun disebut mengetahui betul tentang perencanaan bom bunuh diri yang dilakukan. Terduga RM memiliki peran melakukan survei ke lokasi tempat amaliyah L dan YSF.

“Terduga AN juga mengikuti perencanaan dan kajian, dan berbaiat ke Abu Bakar Al Baghdadi yang merupakan pentolan kelompok militan ISIS,” jelasnya.

Sehari setelah penangkapan keempat terduga di Makassar, Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap 3 terduga teroris yang semuanya perempuan. Sehingga total ada 9 terduga teroris yang ditangkap terkait bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, termasuk 2 pelaku bom bunuh diri yang sudah tewas.

“Mereka yang dibaiat di markas organisasi terlarang tahun 2015 berikrar setia kepada ISIS, sedangkan baiat di Villa Mutiara tahun 2019 berikrar kepada JAD,” terang Ramadhan.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *