Polri Imbau Waspada Aksi Rekrutment Teroris Via Internet

ilustrasi internet (foto: fakhan.web.id)
Bagikan:

Jakarta – Polisi Indonesia mewaspadai adanya aksi rekrutment teroris via internet. Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, aparat selama ini sudah mengantisipasi munculnya gerakan teroris di media online.

Saat ini, kata Rusdi, jaringan terorisme di internet mulai menyasar anak muda. Terbukti dari atau berada di usia 20-an tahun. Rusdi membeberkan, pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 73,3 persen dari total populasi yang ada. Sekitar 202 juta masyarakat Indonesia tercatat sebagai pengguna internet aktif.

Bacaan Lainnya

Ia mengimbau masyarakat berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, peran keluarga dalam mengawasi segala kegiatan di media sosial yang menjerumuskan sebuah ajaran radikal.

“Ini perlu diantisipasi, karena begitu cepat dan banyaknya data yang beredar di kepala rakyat Indonesia. Begitu banyaknya ini tentunya membutuhkan masyarakat yang harus bisa memilih dan memilah konten mana itu yang benar, konten mana yang menyesatkan,” kata Rusdi dalam Webinar yang digelar Public Virtue, Minggu (4/4/2021)

Menurut informasi akurat, sosok eksekutor atau pelaku teror di Mabes Polri, diketahui keyakinannya berdasarkan Retorika dan bersumber pada sebuah Platform Media Sosial.

Aksi terorisme di Indonesia kadang merupakan sebuah aksi yang berdasarkan dan dilandasi oleh keinginan sendiri karena meyakini sebuah keyakinan yang salah. (May/IJS)

Bagikan:
BACA JUGA :  Senator Alexander Minta Pemkab Beltim Tertibkan Tambang Liar di DAS Lenggang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *