Pria Ini Ditangkap Setelah Jual Dua Motor Milik Orang Lain untuk Judi

Ilustrasi polisi tangkap buron. (Istimewa)
Bagikan:

Deli Serdang – Sadam Husein Nasution (28) seketika menjadi buruan polisi setelah membawa lari dua sepeda motor yang dipinjamnya dari dua korban yang berbeda. Polisi pun berhasil meringkusnya saat pelaku berada di daerah Namo Rambe.

“Sekitar jam 9 pagi, Senin (18/1/2021) setelah mendapat informasi, Polsek Dilitua dipimpin oleh Panit Ipda Elia Karo-Karo langsung menuju Namo Rambe untuk menangkap tersangka,” ujar Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martua Manik, Selasa (19/1/2021).

Husein ditangkap tanpa perlawanan. Saat diperiksa, ia pun mengakui perbuatannya. Sementara dua  sepeda motor yang dilarikannya sudah dijual kepada supir mobil sayur di daerah pasar Induk Lau Cih Medan dengan harga Rp1 juta dan Rp1,1 juta.

BACA JUGA :  Polisi Bongkar Niat Eko Jebak Istrinya Sendiri Pakai Sabu

“Uang hasil penjualannya sudah dihabiskan buat bermain Judi,” jelas Manik.

Saat ini tersangka sudah dibawa ke Polsek Deli Tua guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, dua korban Husein diketahui bernama Lydia Raselia dan Akbar Mahendra Siregar. Kepada Lydia, pelaku meminjam motor Honda Beat bernomor polisi BK 5419 AAM dengan alasan ingin menemui temannya sebentar. Namun Lydia yang bertempat tinggal di Jalan City tak kunjung mendapatkan motornya kembali.

Setelah itu, Husein kembali mengulangi perbuatannya kepada Akbar pada 14 Januari 2021. Sekitar pukul 16.00 WIB, ia meminjam motor Honda Revo bernomor polisi BK 6541 CM dengan alasan hendak membeli nasi goring. Dan Akbar pun tak kunjung mendapatkan sepeda motornya lagi.

Sebelumnya, Polsek Deli Tua juga pernah menangani kasus serupa yang dilaporkan pada 23 Mei 2018. Namun tersangka penggelapan mobil bernama Ferry Leonardo Pakpahan (38) saat itu sulit ditangkap sehingga menjadi buron. Namun pelariannya pun berhenti setelah polisi meringkusnya pada 17 Desember 2020 di Aceh Tenggara.

Ferry dianggap melakukan penipuan setelah membawa lari uang Rp45 juta dari Wati Naria Telaumbanua (36) yang hendak membeli mobil Toyota Avanza dengan pelat nomor BK 1625 FH milik tersangka. Saat itu modus tersangka adalah menawarkan over credit mobil. Namun saat uang untuk over credit sudah dibayarkan korban, pelaku justru tak pernah menyerahkan mobilnya, melainkan melarikan diri. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *