Produksi Pertanian Gorontalo Tak Terpengaruh Covid-19, Pemerintah Perlu Perhatikan Petani

Bagikan:

Gorontalo – Segala jerih payah untuk meningkatkan produktifitas pertanian di Gorontalo akhirnya membuahkan hasil manis. Selama tahun 2020, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 39,36 persen.

Volume produksi berbagai komoditas seolah tak terpengaruh pandemi Covid-19. Untuk produksi padi tahun 2020 mencapai 297.536 ton, jagung sebanyak 1,8 juta ton, populasi sapi 253.960 ekor, kelapa 57.907 ton, dan unggas sebanyak 1,8 juta ekor.

Wakil Ketua DPRRI Rachmat Gobel mengungkapkan, segala macam fasilitas dan strategi yang tepat rupanya memberikan dampak positif dalam produksi pangan. “Hasil produksi petani sangat memuaskan dan ternyata tidak terpengaruh oleh pandemi Covid-19 secara signifikan,” kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Gorontalo ini.

Menurut politisi Partai Nasional Demokrat ini, sektor pertanian menjadi pendorong utama perekonomian Gorontalo dari dulu sampai sekarang. Peran sektor ini tak pernah redup walaupun dilanda pandemi Covid-19 yang meluluhtantakkan hampir semua aspek perekonomian nasional.

Capaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk waktu-waktu mendatang. Dalam hal pertanian, lanjut Rachmat Gobel, salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian khusus adalah soal pupuk.

Saat ini produktifitas pertanian disangga oleh pupuk, baik yang bersubsidi maupun bukan. Sejumlah pabrikan pupuk dalam negeri berkontribusi secara signifikan dalam mendukung produktifitas petani. Mereka tidak hanya memberi pasokan dan menjaga distribusi, tetapi juga memberikan asistensi mengenai teknik bertanam dengan pola pemupukan berimbang.

“Ini menjadi catatan besar, bahwa pasokan, kualitas, dan penerapan teknik pemupukan harus menjadi prioritas,” tandasnya. Ketersediaan pupuk berkualitas penting bagi peningkatan produktivitas komoditi pertanian Indonesia, terutama bagi daerah-daerah agraris semacam Gorontalo.

Sebagai wakil rakyat, Rachmat Gobel telah mengadakan pertemuan dengan para petani di berbagai kabupaten di Gorontalo. Menurutnya, di lapangan banyak aspirasi petani yang masih membutuhkan tindak lanjut. Misalnya tentang kebutuhan alat-alat pertanian modern dan asistensi teknis penerapan pemupukan.

BACA JUGA :  Dilaporkan ke Komnas HAM, Sultan Yogya Tak Keberatan

Harus diakui sejauh ini masih banyak kekurangan, walau hasilnya sudah cuklup menggembirakan. “Bila hambatan-hambatan itu dapat diatasi tentunya produktifitas akan semakin meningkat lagi,” imbuhnya.

Mantan Menteri Perdagangan di Era Kabinet Kerja ini meminta semua pihak, baik pemerintah, legislatif, maupun BUMN yang terkait, agar berupaya mendengar semua aspirasi petani. Hal itu penting untuk mengetahui letak hambatan-hambatan yang ada untuk kemudian membuiat solusi yang jitu untuk menggenjot produksi pangan.

Melalui mekanisme dialog dengan petani, banyak hal sudah dihasilkan agar kepentingan produksi pangan dapat terpenuhi sesuai terget.

Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo memberikan pelayanan melalui Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Khusus untuk petani miskin diberikan bantuan bajak gratis seluas 100 hektar dengan menyediakan biaya upah pengolahan lahan dan bahan bakar minyak secara gratis.

Selain itu ada bantuan benih jagung untuk lahan seluas 11.500 hektar dan benih padi seluas 23.300 hektar. Ada juga bantuan bibit ternak sapi sebanyak 150 ekor dan optimalisasi reproduksi sebanyak 22.500 akseptor.

Menurut Rachmat Gobel, ke depan akan digulirkan bantuan sarana produksi pengembangan kawasan cabai dan bawang merah seluas 25 hektar, bantuan bibit durian Musang King sebanyak 1.000 pohon, serta bibit pepaya Kalifornia sebanyak 1.000 saset. Selain itu ada juga bantuan untuk perluasan dan peremajaan kelapa seluas 300 hektar dan bantuan bibit kelapa Genjah Pandan sebanyak 1.000 pandan. “Semoga apa yang kita perjuangkan untuk petani dapat berimplikasi positif bagi produksi pangan ke depan,” pungkasnya. (Mjr/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *