Salat Jumat Online Jadi Trend, Warganet Malah Beri Komentar Pedas

Tangkapan layar Instagram @opiniid
Tangkapan layar Instagram @opiniid
Bagikan:

Jakarta – Salat jumat online kini populer dilakukan sebagian umat muslim di tengah kondisi pandemi Covid-19. Situasi tidak memungkinkan untuk melaksanakan ibadah di masjid.

Fenomena salat ini mulai tersebar di berbagai belahan bumi, mulai dari Finlandia, Amerika Serikat, hingga Indonesia.

Bacaan Lainnya

Salat online ini dilaksanakan lewat aplikasi Zoom yang diikuti oleh ratusan jemaah di tempatnya masing-masing. Mereka akan terhubung secara online dengan imam dan khatib yang berada di masjid.

Menurut Profesor Wawan, salat jumat ini hukumnya tetap sah, walaupun tidak dilakukan secara langsung seperti biasanya.

Berdasarkan tangkapan mesin Sciograf pada Selasa (12/01/2021) pukul 15.09 WIB, postingan yang diunggah aku Instagram @opiniid ini mendapat reaksi warganet sebanyak 210 comments dan 44 ribu views.

Postingan ini menuai kontra dari beberapa warganet, sebab fenomena yang tidak lazim dilakukan tersebut dianggap tidak sah. Akun @maharaniarya mengatakan, syarat wajib salat jamaah itu harus berada di satu waktu dan tempat yang sama.

“Lebih baik diganti salat zuhur aja sah daripada setting laptop dengan jaringan internet bikin ribet,” tulis @mift_hd.

“Bukannya harus satu tempat ya kalau salat jamaah?” tulis @malskam_.

“Fenomena ini merusak aqidah,” tulis @taufikurohman.

Sciograf adalah layanan Big Data dengan teknologi end to end encryption, yang terdiri dari web/robot crawler, indexing/clustering dan analisis berbasis teknologi big data.

Sciograf dapat memenuhi kebutuhan data terkini dengan keluaran data bervolume sangat besar dan berkecepatan tinggi serta menghubungkan data dengan berbagai format. (CNC/IJS)

BACA JUGA :  Orang Pertama Disuntik Vaksin Meninggal
Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *