Sebatang Rokok Jadi Pemicu Bentrok Polisi-TNI AU di Bandara Mamuju

Bentrok antara polisi dan TNI AU di Bandara Mamuju-Dok Istimewa
Bentrok antara polisi dan TNI AU di Bandara Mamuju-Dok Istimewa
Bagikan:

Mamuju – Terjadi bentrok antara anggota TNI Angkatan Udara (AU) dengan anggota polisi di area VIP Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulawesi Barat, sekitar pukul 13.40 WIB, Kamis (29/1/2021).

Kadispen AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah membenarkan peristiwa bentrok di bandara itu. Namun ia memastikan peristiwa tersebut sudah berakhir dengan damai.

“Kesalahpahaman antara prajurit TNI AU dan anggota Polri berakhir damai setelah para perwira TNI/TNI AU dan Polri di Mamuju berdialog dengan para anggota di lokasi kejadian,” ujarnya, mengutip PojokSatu.id, Jumat (29/1/2021).

Menurut Gilang, insiden itu sempat menimbulkan ketengan di lokasi bandara. Namun kejadian itu tak berlangsung lama setelah kedua belah pihak saling bersalaman.

Kedua institusi besar itu kini sudah kembali bekerja sama membantu penyaluran bantuan sosial untuk korban bencana gempa di Mamuju.

“Permasalahan akhirnya diselesaikan melalui mediasi dan dialog antar perwira TNI/TNI AU dan Polri di lokasi. Semua pihak sudah sepakat untuk menghentikan insiden dan saling mamaafkan,” ungkap Indan.

Dalam upaya mediasi itu, pihak dari pihak polisi ada Kopolresta Mamuju Pol Iskandar serta Kabid Propam Polda Sulbar Kombes Pol Wenny

BACA JUGA :  Seluruh Fraksi DPRD DKI Walk Out Saat PSI Sampaikan Pandangan di Rapat Paripurna

Sementara dari pihak TNI, diwakili Mayor Pnb Setyo, Perwira Operasi TNI AU, dan Pasi Intel Korem 142/Tatag.

Bentrok tersebut bermula saat pesawat Hercules yang mengangkut barang dari Polda tiba di bandara. Pihak polisi pun mulai mengambil barang-barang di pesawat.

Saat semua tengah sibuk mengangkut barang, ada seorang anggota polisi yang kedapatan sedang merokok. Melihat hal itu, seorang anggota TNI AU pun menegurnya.

Teguran itu kemudian memicu adu mulut yang berakhir adu jotos. Perkelahian dua orang itu tidak berlangsung lama. Namun, masing-masing dari pihak polisi dan tentara tidak terima.

Terjadilah bentrok dalam jumlah besar. Dalam peristiwa itu dilaporkan tiga anggota polisi mengalami luka, salah satunya bahkan mengalami patah kaki.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *