Senator Ahmad Bastian Minta Warga Gempa Waspadai Gempa Bumi

Bagikan:

Bandar Lampung– Provinsi Lampung digoyang rentetan gempa dalam beberapa waktu belakangan. Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ahmad Bastian SY meminta warga untuk waspada terhadap potensi bencana.

“Gempa bumi banyak terjadi di Lampung sejak awal Januari. Warga kami harapkan harus waspada terhadap potensi bencana di Lampung,” ungkap Ahmad Bastian, Jumat (15/1/2021).

Dalam waktu 2 minggu terakhir, gempa terjadi terjadi di sejumlah daerah di Lampung. Pada Rabu (6/1) lalu, rentetan gempa bumi terjadi di Kabupaten Pasawaran, Lampung. Ada 5 rentetan gempa dengan magnitudo 3,4 yang tercatat paling besar.

Kabupaten Pasawaran kembali diguncang gempa pada Jumat (8/1) dengan kedalaman 10 km. Gempa magnitudo (M) 3,8 itu berpusat di darat. Lalu pada Rabu (13/1) lalu, gempa bumi magnitudo (M) 3,4 terjadi di Bandar Lampung, pusat gempa juga berada di darat.

Bastian pun menyoroti rentetan gempa bumi yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Lampung. Gempa besar yang menyebabkan banyak jatuhnya korban bahkan baru saja terjadi di Provinsi Sulawesi Barat.

“Bencana gempa berturut-turut mulai dari Bali, Papua, Lampung, Bengkulu, Sampai Sulawesi Barat. Ini harus menjadi perhatian masyarakat agar terus waspada kalau-kalau terjadi gempa susulan,” kata Bastian.

Khusus kepada masyarakat Lampung, Anggota Komite I DPD RI ini meminta untuk tidak meremehkan gempa yang terjadi di provinsi tersebut. Bastian menyebut, kesiapsiagaan harus selalu diutamakan.

“Gempa di Lampung meskipun lebih kecil bila dibanding di Sulbar, Papua dan Bengkulu, namun tidak boleh disanggap sepele, karena setiap bencana harus kita waspadai,” ucapnya.

Bastian pun meminta Pemprov Lampung dan Pemkab/Pemkot di wilayah administratif provinsi itu untuk siap siaga. Ia meminta seluruh unsur agar siaga bencana karena BMKG juga telah memberi warning adanya potensi cuaca ekstrem di Lampung.

BACA JUGA :  Lampung Masuk Daerah Potensi Rawan Gempa, Senator Bastian Minta Warga Jangan Panik

“Pemda harus menyiapkan segala kemungkinan, termasuk yang terburuk. BPBD, BMKG, Basarnas, TNI/Polri harus terus melakukan koordinasi bersama pihak Pemda mengantisipasi adanya bencana, termasuk gempa bumi,” papar Bastian.

Bastian pun mengucapkan dukacita kepada para korban gempa di Sulbar. Ia mengajak masyarakat untuk memberi dukungan, baik moral maupun bantuan kepada warga Sumbar yang terdampak gempa.

“Mari doakan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa di Majene-Mamuju Sulbar dan sekitarnya agar diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” kata Bastian.

Untuk diketahui, rangkaian gempa yang terjadi di Majene dan berdampak ke Mamuju, Sulbar, mengakibatkan banyak korban berjatuhan. Hingga Jumat siang pukul 13.40 WIB, dilaporkan sudah 27 orang meninggal dunia, 637 luka-luka, dan 15.000 orang mengungsi. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *