Senator Bastian Minta Pemkab Lamsel Pertimbangkan Penurunan Tunjangan Kades

Anggota Komite I DPD RI Ahmad Bastian SY,
Anggota Komite I DPD RI Ahmad Bastian SY,
Bagikan:

Lampung Selatan – Besaran tunjungan untuk para kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Lampung, mengalami penurunan yang cukup tinggi. Anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Lampung, Ahmad Bastian SY memberikan sorotan.

“Masalah tunjangan bagi kades di Lampung Selatan yang terjun bebas ini cukup memprihatinkan ya. Kita harap ada kebijaksanaan dari Pemkab mengenai hal ini,” ungkap Ahmad Bastian, Jumat (19/2/2021).

Adapun penurunan besaran tunjangan perangkat desa merujuk pada SK Bupati yang dikeluarkan pada 30 Desember 2020. Dalam SK itu disebutkan tunjangan kepala desa dan perangkat desa untuk tahun 2021 menjadi Rp 500 ribu per bulan. Padahal untuk tahun 2020, tunjangan bagi kepala desa dan perangkat desa sebesar Rp 2,2 juta per bulan.

Kemudian Sekretaris desa yang tadinya Rp 500 ribu per bulan menjadi Rp 200 ribu, Kepala seksi (kasi) yang tadinya Rp 350 ribu menjadi Rp 150 ribu per bulan. Lalu Kepala urusan (kaur) yang tadinya Rp 350 ribu per bulan menjadi Rp 150 ribu dan Kepala Dusun (kadus) yang tadinya Rp 300 ribu menjadi hanya Rp 100 ribu per bulan.

“Meski kepala desa dan perangkat desa memiliki penghasilan tetap, saya menyayangkan turunnya tunjangan tahun ini di Lampung Selatan karena sangat jauh dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Bastian.

Penurunan besaran tunjangan bagi kepala desa dan perangkat desa di Lampung Selatan disebut-sebut lantaran adanya penurunan pagu Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini sekitar Rp 20 miliar. Bastian mengimbau Pemkab melalukan penyesuaian sebaik-baiknya agar kepala desa tidak merasa diperlakukan tidak adil.

“Karena tugas dan beban kepala desa juga cukup berat. Ada banyak yang harus mereka akomodasi. Sekiranya Pemkab bisa memberikan penyesuaian sehingga pengurangan tunjangan bagi kepala desa di Lampung Selatan tidak terlalu besar,” ucap anggota Komite I DPD RI itu.

BACA JUGA :  KKSMB Serahkan Ribuan Paket Bantuan untuk Korban Gempa Majene

Di sisi lain, tunjangan bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lamsel mengalami kenaikan bila dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau itu wajar ya, karena kan anggota BPD tidak ada penghasilan tetap,” sebut Bastian.

Bastian pun berharap agar Pemkab Lamsel bisa mempertimbangkan kembali penurunan tunjangan kepala desa beserta para perangkatnya. “Kami mendorong agar jika memang harus mengalami penurunan, jangan sekecil Rp 500 ribu karena dikhawatirkan akan berdampak pada kinerja perangkat desa,” imbau mantan anggota DPRD Lampung Selatan tersebut.

Sementara itu Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan pemda agar memperhatikan kesejahteraan aparatur desa. Menurutnya, perangkat desa yang sejahtera akan memberikan pengabdian terbaiknya bagi warga.

“Jangan sampai karena kurangnya kesejahteraan nanti perangkat desa kerjanya jadi malas-malasan, nanti dampaknya dirasakan oleh masyarakat,” ujar LaNyalla. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *