Senator Ahmad Bastian Soroti Banyaknya Kasus Corona di Lampung dari Klaster Keluarga

Ahmad Bastian DPD RI / Garis Merah News
Bagikan:

Bandar Lampung– Penambahan kasus virus Corona (Covid-19) di Kota Metro, Provinsi Lampung, belakangan ini didominasi dari klaster keluarga. Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ahmad Bastian SY mengimbau kepada masyarakat agar memperketat protokol kesehatan (prokes).

“Satgas Penanganan Covid-19 Kota Metro pada Senin (11/1) kemarin melaporkan ada penambahan 26 kasus positif, dan ini banyak kasus-kasus klaster keluarga. Ini harus jadi perhatian serius bagi Pemda setempat,” ungkap Ahmad Bastian, Rabu (13/1/2021).

Pemkot Metro diminta untuk lebih banyak melakukan sosialisasi agar penambahan kasus Corona di wilayahnya bisa ditekan. Bastian juga mengingatkan perlunya penyuluhan terkait Covid.

“Saya minta Pemkot Metro menambah sosialisasi soal bahaya Covid kepada masyarakat. Pemkot bersama jajaran Satgas juga harus bergerak aktif mendisiplikan warga untuk menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Menurut Bastian, penerapan protokol kesehatan memang paling sulit dilakukan di tingkat keluarga. Untuk itu, edukasi harus lebih ditingkatkan.

“Karena warga menganggap dengan keluarga atau orang terdekat pasti aman, protokol kesehatan lantas jadi kendor. Ini yang harus terus kita ingatkan supaya masyarakat waspada,” sebut Bastian.

Kepada masyarakat, anggota Komite I DPD RI ini pun mengajak untuk disiplin melakukan protokol kesehatan. Bastian mengatakan, protokol kesehatan yang ketat akan mengurangi potensi penularan Corona.

“Dengan kita disiplin protokol kesehatan, maka kita melindungi keluarga dan orang-orang terdekat,” tuturnya.

“Lindungi keluarga kita, dengan langsung mandi setelah beraktivitas dari luar rumah, rajin mencuci tangan, pakai masker selalu saat ada orang lain, sekalipun itu keluarga sendiri,” sambung Bastian.

Banyaknya kasus klaster keluarga diketahui dari hasil tracing kasus-kasus sebelumnya. Bastian mendorong agar Satgas Covid di seluruh Provinsi Lampung untuk menggalakkan tracing sebagai upaya memutus rantai kasus Corona.

BACA JUGA :  16 Persen Publik Tolak Vaksinasi, Bagaimana Mengatasinya?

“Jangan sampai lengah, tracing ini langkah yang sangat signifikan menghentikan penyebaran Covid,” ujarnya.

Klaster keluarga ini diketahui terjadi setelah pasien Covid melakukan isolasi mandiri di rumah. Untuk itu, protokol kesehatan bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri harus diperketat lagi.

“Masyarakat yang positif Covid-19 dan melakukan isolasi di rumah harus memperhatikan standar isolasi mandiri agar tidak menularkan virus kepada orang-orang yang dicintai di dalam keluarga,” tutup Bastian. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *