Senator Edwin Pratama Yakin Riau Mampu Bantu Bangkitkan Ekonomi Nasional

Bagikan:

Anggota Komite II DPD RI Edwin Pratama Putra mendorong agar Riau bisa menggenjot perekonomian nasional yang disebut mulai bangkit di awal 2021. Ini lantaran Riau memiliki kekayaan alam melimpah yang bisa dimanfaatkan untuk membantu kebangkitan perekonomian Indonesia.

“Saya optimistis Riau bisa menggenjot perekonomian melalui sumber daya alam yang melimpah. Riau punya kontribusi besar melalui sektor perkebunan untuk perekonomian nasional,” ujar Edwin Pratama, Kamis (7/1/2021).

Bukan tanpa alasan Riau dianggap bisa membantu perekonomian nasional melalui kekayaan alamnya. Edwin mengingatkan, Riau mendominasi hasil alam melalui sektor perkebunan terutama kelapa sawit, kelapa, karet dan sagu.

“Dengan luas wilayah daratan seluas 90.128,76 km2, Provinsi Riau memiliki 2,809 Juta Ha perkebunan kelapa sawit. Produksi kelapa sawit Riau pun terbesar se-Indonesia mencapai 9,127 Juta ton,” tutur senator asal Dapil Riau ini.

Riau pun menyumbang banyak pemasukan melalui besarnya ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Bahkan di tengah situasi pandemi, komoditas CPO terus mengalami tren positif dengan harga yang cukup tinggi.

“Ekspor CPO Riau mencapai 40% terhadap nasional. Kita harapkan agar produktivitas kelapa sawit Riau terus bertambah sehingga nilai ekspor juga bisa meningkat,” kata Edwin.

Riau juga memiliki nilai tambah melalui perkebunan kelapa dengan luas 422 ribu Ha. Produksi kelapa Riau juga terbesar se-Indonesia mencapai 391 ton, di mana total produksi kelapa nasional sebesar 2,83 juta ton.

“Perkebunan karet di Riau mencapai 486 ribu Ha, dengan produksi 331 ribu Ton (9,6%). Riau berada di peringkat ke-5 setelah Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan Jambi,” urai Edwin.

Senator yang concern terhadap isu ekonomi pedesaan ini meyebut Riau juga memiliki potensi besar untuk memproduksi B30 atau biosolar. Hal ini, kata Edwin, mengingat seluruh pendapatan yang ada di Riau masih ditopang sebagian besar oleh minyak bumi fosil dan gas bumi.

BACA JUGA :  Gubernur Sumut Siap Bubarkan KLB Demokrat Bila Tak Berizin

“Produksi B30 yang sedang digalakkan pemerintah sangat memungkinkan untuk dikelola di Riau. Apalagi Riau untuk CPO nya paling tinggi,” tuturnya.

Edwin pun mendorong program-program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pemerintah. Ia juga menyambut positif pernyataan Presiden Joko Widodo yang megatakan kegiatan perekonomian domestik Indonesia mulai bangkit, dengan ditandai semakin banyaknya aliran masuk investasi pada awal tahun ini.

“Semakin banyak investasi masuk, semakin banyak juga lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Tentunya ini adalah hal positif yang harus didukung,” jelas Edwin.

Meski kini di sejumlah daerah diberlakukan pembatasan karena peningkatan kasus Corona, senator muda ini yakin pemerintah mampu menyeimbangkan penanganan Covid dengan pemulihan ekonomi. Edwin memastikan Komite II DPD akan terus memberi pengawalan. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *