Sopir Truk Selundupkan Pupuk Subsidi, Dapat Untung Rp100 Ribu/Kuintal

Terlihat seoarang pegawai sedang membereskan karung untuk membungkus pupuk bersubsidi. (Foto: Humas Kementerian Pertanian RI)
Bagikan:

Indramayu – Seorang sopir truk beserta rekannya ditangkap oleh Satreskrim Polres Indramayu saat akan menyelundupkan pupuk subsidi jenis NPK. Total ada 200 sak pupuk dengan berat masing-masing 50 kilogram yang berhasil diamankan oleh petugas.

“Pupuk bersubsidi ini sesuai surat jalan seharusnya tidak diedarkan di wilayah Indramayu, tapi oleh dua pelaku diedarkan di sini supaya dapat keuntungan lebih,” ujar Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang pada keterangan resminya, Selasa (12/1/2021).

Melalui penyelundupan tersebut, kedua tersangka menjual pupuk subsidi tersebut Rp330 ribu per kuintal. Lebih tinggi Rp100 ribu dari Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi NPK yang semestinya, yakni Rp230 ribu.

BACA JUGA :  Korban Fotografer Cabul di Batam Bertambah Jadi 16 Anak

Pada penangkapan tersebut, polisi menahan barang bukti berupa ratusan pupuk subsidi, satu unit truk bernomor polisi T 9154 E dan surat jalan distributor pupuk. Sementara dua orang pelaku yang sudah ditahan, yaitu SJR alias JJ (47), warga Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, dan BG (42), warga Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

“Para pelaku diancam hukuman penjara paling lama lima tahun dan kami juga masih mendalami kasus ini,” ungkap Hafidh.

Sebelumnya, kasus penyelundupan pupuk subsidi ini berhasil terungkap saat anggota Satreskrim Polres Indramayu melakukan patroli. Saat patroli, petugas mendapatkan informasi adanya orang yang sedang bongkar muatan pupuk bersubsidi di Desa Mekarsari, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Para petugas pun langsung bergerak menuju lokasi. Saat itu petugas langsung mengecek surat jalan truk. Saat itulah polisi mengetahui kalau pupuk-pupuk itu tidak semestinya diedarkan di wilayah Indramayu. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *