Sudah Dibubarkan, Rekening FPI Ikut Dibekukan?

Azis Yanuar
Azis Yanuar
Bagikan:

Jakarta – Mantan Tim Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar menyebut bahwa salah satu rekening milik FPI sudah dibekukan usai  organisasi tersebut resmi dibubarkan dan dilarang oleh pemerintah pada 30 Desember 2020 lalu.

“Iya (dibekukan rekening atas nama FPI), jumlahnya satu (rekening),” kata Aziz kepada virality News, Senin (4/1/2021).

Aziz mengungkapkan terdapat nominal uang sekitar puluhan juta rupiah di rekening yang telah dibekukan tersebut.

Ia mengaku pihaknya sudah tak bisa mengambil uang di rekening yang sudah dibekukan itu sejak pekan lalu, tepatnya sejak hari Rabu (30/12/2020).  Azis menduga uang tersebut telah dicuri oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab belakangan ini.

“Puluhan juta saja yang digarong, cepet kalau soal duit garong-garong ini memang,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah secara resmi menetapkan membubarkan FPI, dan melarang segala bentuk aktivitas, kegiatan serta segala hal yang berkaitan dengan FPI berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri plus 3 lembaga negara pada Rabu lalu (30/12/2020), yang mengatur larangan kegiatan dan penggunaan simbol FPI di seluruh wilayah Indonesia. Aparat penegak hukum akan menindak seluruh kegiatan yang masih menggunakan simbol FPI.

SKB tersebut kemudian diperkuat dengan terbitnya Maklumat Kapolri pada Jumat (1/1/2021). Maklumat Kapolri dengan nomor: Mak/1/I/2021 tersebut terkait tentang Kepatuhan Terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI. Termasuk larangan bagi masyarakat mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan (share) konten terkait FPI.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak ikut dalam aktivitas yang menggunakan simbol-simbol FPI. Termasuk diminta untuk melaporkan ke aparat penegak hukum, jika ada kegiatan yang menggunakan simbol FPI.

(Nad/IJS)

Bagikan:
BACA JUGA :  Politikus Senior Partai Demokrat Meninggal, AHY Ucapkan Bela Sungkawa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *