Terdampak Longsor di Blitar, Jalur Kereta Pohgajih-Kesamben Sudah Kembali Normal

Ilustrasi Kereta Api
Bagikan:

Surabaya – Perjalanan dua kereta api (KA) Malabar dan KA Penataran yang sempat tertahan karena jalur kereta tertimbun material longsoran di antara Stasiun Pohgajih- Kesamben di Kilometer 87+500 sudah berhasil dievakuasi.

Manager Humas PT KAI DAOP 8 Surabaya Luqman Arif menyatakan, material longsoran yang menutupi rel kereta api antara Stasiun Pohgajih dengan Stasiun Kesamben, Blitar, berhasil dievakuasi.

“Iya benar. Sekitar pukul 22.36 WIB, kemarin malam, jalur kereta api yang terkena longsoran tersebut sudah dapat dilewati kembali. KA pertama yang melintas adalah KA Malabar dengan kecepatan 5 KM,” ujarnya.

Luqman mengatakan, total ada tiga kereta api yang terdampak longsor tertutupnya jalur rel. Satu kereta api jarak jauh KA Malabar relasi Malang-Bandung telah berhasil melintas sekitar pukul 22.36. Sedangkan dua kereta api lokal KA 376 Penataran dan KA 363 Penataran masih tertahan di dua stasiun berbeda.

“KA 376 (Penataran) relasi Blitar-Surabaya Gubeng tertahan di Stasiun Kesamben dan KA 363 ( Penataran) relasi Surabaya – Blitar tertahan di Stasiun Malang Kotalama,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, proses normalisasi rel kereta api di KM 87 +500 hingga Minggu tengah malam masih terus berlangsung. Namun kondisi cuaca hujan, malam hari, dengan banyaknya material longsor batu dan lumpur, membuat proses evakuasi berjalan cukup sulit.

“Berbagai langkah dan upaya bekerja secara cepat untuk normalisasi jalur. Kondisi cuaca hujan, malam hari, banyaknya batu, lumpur serta terjadi longsor susulan yang menutup jalur KA menyebabkan proses normalisasi menjadi lama,” katanya.

Karena itu, pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan akibat longsor yang menutup rel kereta api tersebut. “PT KAI Daop 8 menyampaikan permohonan maaf. Sebab, perjalanan dan pelayanan kereta api menjadi terganggu,” katanya.

BACA JUGA :  Usai Penemuan Sayap Pesawat, Warga Bintan Temukan Bola Hitam Misterius

Diketahui, tebing setinggi 5 meter di atas rel kereta di kawasan Blitar longsor, Minggu (7/3/2021) sore. Material longsor menimbun rel kereta, sehingga seluruh kereta tidak bisa melintas.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *