Terobos Medan Berat Mamuju, Relawan dari Jakarta Salurkan Bantuan

Relawan KKMSB Mamuju-Majene - Dok IJS Media
Relawan KKMSB Mamuju-Majene - Dok IJS Media
Bagikan:

Jakarta – Rombongan tim Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) menerobos medan berat di pedalaman Sulawesi Barat (Sulbar) untuk mengetahui secara langsung kebutuhan warga terdampak gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter pada 15 Januari 2021 lalu.

Rombongan pengurus KKMSB mendatangi sejumlah titik pengungsian yang sulit terjangkau. Saat ini bantuan logistik dipusatkan Kecamatan Tappalang Barat, Kabupaten Mamjuju, Sulbar yang dimpmpin oleh Ikhsan.

Bersama Polsek setempat, tim relawan menyerahkan 370 paket sembako yang didistribusikan di Dusun Batupapang dan Mambie. “Pembagian logistik berupa selimut, kornet, susu bayi, pakaian, minyak, beras pempers,” kata Ikhsan, Selasa (26/1/2021).

Tappalang Barat merupakan daerah yang cukup sulit dijangkau karena tidak dilewati jalan utama. Menurut Ikhsan, tidak banyak yang tahu kondisi riil di lokasi itu sehingga bantuan logistik pun sulit menjangkau.

BACA JUGA :  Satgas Kawal Ketat Pendistribusian Bantuan Gempa Sulbar

Ikhsan mengaku sudah tujuh hari di Tappalang Barat sebagai relawan dari Jakarta yang diutus KKMSB. Dia menyebut, masyarakat di sana meminta pemerintah lebih cepat bergerak merenovasi rumah. “Masakat berharap tidak dipersulit proses yang bersifat administrasi,” ucapnya.

Masyarakat juga berharap agar bantuan logistik dapat dibagi merata di semua titik pengungsian. Mereka berharap tidak ada ketimpangan pemberian bantuan.

“Jangan ada titik pengungsian yang terlalu banyak mendapatkan logistik sedangkan korban gempa yang tetap berada di lokasi sekitar rumah tidak ikut di lokasi pengungsian sangat minim mendapatkan bantuan,” kata Ikhsan menyampaikan keluhan warga.

Sementara itu Ketua KKMSB Muhammad Asri Anas, yang juga turut dalam rombongan itu, mengatakan, pihaknya mengaku lega karena berhasil melalui sejumlah kesulitan di jalan menuju titik pengungsian.

“Selama ini kami menyisir langsung ke tenda-tenda pengungsi. Menanyakan kebutuhan mendesak pengungsi sehingga kami bisa mengetahui kebutuhan mereka dan titik yang belum tersentuh bantuan,” ujarnya di Mamuju, Rabu (27/1/2021).

Sesampainya di lokasi, Asri dan rombongan langsung menyerahkan sejumlah bantuan berupa kebutuhan pokok dan lainnya.

Tak lupa, Asri menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga mandar di berbagai daerah yang mempercayakan KKMSB untuk menyalurkan bantuan untuk korban terdampak bencana gempa di Sulbar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada keluarga Mandar di seluruh Indonesia yang telah memberi bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang kesulitan akibat gempa besar,” kata Asri.

BACA JUGA :  KKMSB Bagikan Puluhan Ribu Paket Sembako, Fokus Korban di Area Terpecil

Menurut data Badan Negara Penanggulangan Bencana (BNPB), kerugian material yang diakibatkan gempa bumi di Majene dan Mamuju sebesar Rp 829,1 miliar.

Di Kabupaten Majene tercatat kerugian materiel sebesar Rp 449.8 miliar yang terdiri dari kerugian permukiman sebesar Rp 365.3 miliar, infrastruktur Rp 235 juta, sosial Rp 76.9 miliar, ekonomi Rp 5.13 miliar dan lintas sektor sebesar Rp 2.1 miliar.

Sementara di Kabupaten Mamuju kerugian material sebesar Rp 379.3 miliar, dengan rincian, pemukiman Rp 270.1 miliar, infrastruktur Rp 1.3 miliar, sosial Rp 17.4 miliar, ekonomi Rp 50.4 miliar dan lintas sektor 39.9 miliar.

Hingga kini puluhan ribu warga Majene-Mamuju masih tinggal di tenda pengungsian.

Dari data Satgas, sebanyak 105 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa itu, 10 orang di Majene dan 95 orang di Mamuju. Tiga orang korban di Majene dinyatakan hilang.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website?
    Its very well written; I love what youve got to say.
    But maybe you could a little more in the way of content
    so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having one or 2 pictures.
    Maybe you could space it out better?