Trend Wabah Naik Jelang Vaksinasi, Abdul Rahim Minta Pemerintah Daerah Tekan Sebaran Wabah 

vaksin covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Foto: Semarang.co)
Bagikan:

SULBAR – Trend kenaikan wabah Virus Corona (Covid-19) di berbagai daerah tidak bisa dianggap remeh. Perlu sikap tegas dari seluruh stakholder dalam upaya menekan angka sebaran. Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua III DPR Sulawesi Barat Abdul Rahim.

 

Bacaan Lainnya

“Ada penambahan pasien positif COVID-19. Angka yang terpapar  lebih dari 18 orang dari Kabupaten Mamuju, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) maupun daerah lain. Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada penekanan dalam proses pencegahan,” terang Abdul Rahim dalam keterangannya, Senin (4/1/2021).

BACA JUGA :  Nyinyir Soal Islam Arogan Abu Janda Sungkem Cak Nanto

Sementara pasien COVID-19 di Provinsi Sulbar yang meninggal bertambah mencapai 34 orang setelah terjadi penambahan empat orang dalam minggu ini. Secara keseluruhan pasien sembuh COVID-19 di Sulbar mencapai 1542 orang.

 

Abdul Rahim juga meminta agar program vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan dapat berjalan beriringan. “DPRD berharap vaksinasi dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan harus berjalan seiring. Karena dengan program vaksinasi, tetap kedisiplinan harus dijaga,” tegasnya.

ABDUL RAHIM
Wakil Ketua III DPRD / Parlemen

Politisi Partai NasDem itu juga mengingatkan terhadap program vaksinasi yang akan berjalan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam beraktivitas. “Namun demikian tidak boleh melupakan kedisiplinan, karena COVID-19 masih ada di global. Jadi pandemi global belum berakhir,” jelas Abdul Rahim.

BACA JUGA :  Ivan Gunawan Ikut IPMI Virtual Cube Trend Show 2021, Ungkap Rencana Besar di Februari 2021

Ia pun berhadap Pemerintah Daerah terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat, baik memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Terlebih seusai libur Natal dan Tahun Baru. Pemerintah harus melakukan evaluasi dalam dua pekan ke depan.

 

“Sehingga peningkatan disiplin di berbagai tempat terus dapat terpantau baik di tempat kerja maupun di tempat-tempat kegiatan ekonomi,” pungkas Abdul Rahim. (ijs/ful)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar