Tri Risma Harini dan Mahfud MD,  Menteri Paling Populer Minggu Ini, Begini Datanya

Bagikan:

Jakarta –  Menteri Sosial Tri Risma Harini,  yang merupakan  pengganti  Juliari Batubara yang tertangkap KPK karena  dugaan korupsi Bansos, mulai menunjukkan kiprahnya.

Siapa sangka, aktifitas menteri sosial yang baru dilantik Jokowi 23 Desember 2020 lalu itu,    membuat warga net tertarik untuk memperbincangkannya. Data dari Sciograf Indonesia, sebuah lembaga bigdata dan riset media, menunjukkan kecenderungan ini.

Seminggu terakhir ini, perempuan yang sering di sapa Risma ini, mendapatkan perbincangan sekitar 30.726 kali di twitter atau sekitar 21,2 persen dari total perbincangan. Posisi ini agak luar biasa, karena merupakan posisi kedua, dari keseluruhan perbincangan menyangkut anggota kabinet Jakowi di twitter.

Memang  Mahfud MD masih menempati posisi teratas  dalam hal jumlah perbincangan  diantara semua menteri, namun hal ini tak mengagetkan,  lantaran Mahfud  tak lain adalah  menteri senior dan sudah lebih setahun menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Polhukam.  Berdasarkan data tersebut,  Mahfud diperbincangkan sekitar 69,480 kali atau sekitar 48 persen dari total perbincangan tentang kabinet Jokowi di Twitter.

Kecenderungan yang sama terjadi di media berita online. Risma memperoleh pemberitaan sekitar 1,092 atau sekitar 16,6 persen. Tak berpaut jauh dari mantan Ketua Mahkamah Kontutusi tersebut,  yang mendapatkan pemberitaan sekitar 1.422 kali atau sekitar 21,6 persen dari total perbincangan seputar kabinet Jokowi  satu minggu terakhir ini.

Berita yang dominan tentang Risma memang berfokus pada kegiatan blusukannya di beberapa titik di Jakarta, diantaranya di Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin. Di titik ini,  mantan walikota Surabaya tersebut bertemu dengan warga tunawisma,  dan menujukkan sikap empatinya, secara verbal maupun dengan bahasa tubuh.

Seperti diberitakan, kegiatan Risma tersebut  mendapat beragam respon, di satu sisi ada yang memberi dukungan, di sisi lain ada pula yang memberi komentar nyinyir.

BACA JUGA :  Pembubaran Jaran Kepang Berujung Bentrok di Medan

Misalnya, seperti dimuat wartakota.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan keheranannya atas temuan tunawisma di kedua jalan protokol tersebut. “”Terkait dengan adanya tunawisam di jalan Sudirman – Thamrin memang saya sendiri sudah hidup di Jakarta sejak umur empat tahun baru denger ada tunawisma di Jalan Sudirman – Thamrin,” kilah pria yang akrab dipanggil Ariza tersebut. Rabu (6/1/2021).

Meski begitu, pihaknya pun langsung meminta Dinas Sosial untuk mengecek ke lokasi, terkait tunawisma yang sempat di temui oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini tersebut. Ariza menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri menyambut baik apa yang dilakukan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini yang terjun langsung ke lapangan melihat kondisi yang sebenarnya.

Sementara itu, seperti diberitakan tribun timur.com, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono, menyebut Risma dengan kata lebay. “Jangan lebay aja, dikemas berlebihan norak jadinya. Yang dilakukan Bu Risma termasuk kategori berlebihan,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Namun demikian,  tak sedikit juga yang mendukung dan membela Risma. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto misalnya. Ia mengatakan,  kegiatan blusukan Risma menunjukkan sikap seorang pemimpin yang menyatu dengan rakyat.

Menurut Hasto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/1/2020),  tradisi menyapa masyarakat secara langsung mesti jadi bagian dari kultur kepemimpinan nasional. Karena tradisi blusukan ini juga sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi sebelumnya,  ketika beliau menjadi gubenur, sehingga ini harus menjadi bagian kultur kepemimpinan nasional kita.  Hasto menambahkan, apa yang dilakukan Risma merupakan cara membangun harapan bahwa masyarakat miskin tidak merasa ditinggalkan oleh negara. (ILP/IJS)

 

 

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *