Vaksinasi Covid-19 Sepi Peminat, Target 1,48 juta Nakes Malah Hanya 150 ribu Pendaftar

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto: wowkeren.com
Bagikan:

Jakarta – Tahap awal proses vaksinasi Covid-19 menjadi sorotan warganet karena masih sepi peminat.
Kementerian Kesehatan menargetkan tahap pertama ini sebanyak 1,48 juta tenaga kesehatan (Nakes) yang disuntik vaksin.

Vaksinasi tersebut diperkirakan akan selesai pada akhir Februari mendatang. Hingga kini baru sebanyak 150 ribu orang mendaftar tahap ini.

Bacaan Lainnya

Sebagian peserta beralasan kesulitan melakukan registrasi secara online. Selain itu, beberapa dari mereka juga masih meragukan vaksin Sinovac.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah mengeluarkan maklumat wajib vaksinasi bagi seluruh tenaga kesehatannya.

Seluruh dokter diminta menghentikan polemik tentang vaksinasi, sebab Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Majelis Ulama Indonesia menyatakan vaksin Sinovac aman dan halal.

Berdasarkan hasil tangkapan Sciograf pada Jumat (15/01/2021) pukul 14.23 WIB, postingan yang diunggah akun Instagram @tempodot.co ini mendapat reaksi warganet sebanyak 213 comments dan 4.693 likes.

Beberapa warganet turut meragukan vaksin Sinovac, karena masih sepi peminatnya. Akun @nabilnabhanmh mengatakan, tenaga kesehatan yang paham saja ragu, apalagi orang awam seperti saya.

“Mau divaksin tapi kloter terakhir aja,” tulis @j.ari.w.

“Dokternya aja ragu padahal garda terdepan, mereka punya uang buat bayar denda. Beda sama rakyat kecil dipaksa dan diancam denda,” tulis @wdharis.

Sciograf adalah layanan Big Data dengan teknologi end to end encryption, yang terdiri dari web/robot crawler, indexing/clustering dan analisis berbasis teknologi big data.

Sciograf dapat memenuhi kebutuhan data terkini dengan keluaran data bervolume sangat besar dan berkecepatan tinggi serta menghubungkan data dengan berbagai format. (CNC/IJS)

BACA JUGA :  Kepergok Selingkuh, Wakil DPRD Sulut Masih Diterima Istrinya
Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 Komentar